AKTUALONLINE.co.id GAYO LUES |||
Badan Narkotika Nasional Kabupaten BNNK Gayo Lues jelang akhir tahun 2021 adakan Press Release kepada awak media di Kantor BNNK setempat tentang bahayanya narkotika dan Gayo Lues berada dalam kondisi darurat Narkoba, Jum’at (24/12/2021) pukul 09.00 Wib .

Dalam acara penyampaian Press Release, oleh Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman, ST, M.Si, turut serta didampingi oleh Sub Koordinator P2M saudari Aramini Fitri,
S.Pdi dan Staf Rehabilitasi BNNK Gayo Lues saudara Muhammad Amin, S.Kep, dalam acara tersebut Kepala BNNK Gayo Lues menyebutkan bahwa penyalahgunaan
Narkoba seperti penyakit kronis yang terus menggerogoti tubuh manusia.

Kasus peredaran barang haram tersebut dan banyak tertangkapnya pengedar atau pemakai menjadi bukti bahwa Gayo Lues berada dalam kondisi darurat narkoba.
Kepala BNNK Gayo Lues Fauzul Iman ST dalam siaran persnya, Jumat (24/12/2021), sebut salah satu kejahatan yang dianggap luar biasa adalah narkoba, oleh karena itu hingga akhir 2021 berbagai kegiatan yang terprogram secara nasional seperti pencegahan, dan pemberantasan penyalahguna dan peredaran gelap narkoba (P4GN) secara umum telah dilakukan secara maksimal.

Program P4GN yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Gayo Lues meliputi :

  1. Program ketahanan keluarga anti Narkoba,
  2. Fasilitas Pembinaan Pemerintah Desa dengan ketahanan keluarga anti Narkoba di Desa Bersinar,
  3. Pembentukan Penggiat P4GN sebanyak 110 dan Relawan 30 orang.

Adapun Desa Bersinar yang di Intervensi Tahun 2021 yaitu, 1. Desa Sepang, 2. Desa Singah Mulo, 3. Desa Badak, 4. Desa Ulun Tanoh. dengan Program Bimbingan Teknis Life Skill yaitu :

  1. Pembuatan Pakan Ikan di Kampung Badak,
  2. Budidaya Jahe Merah di Kampung Puteri Betung,
  3. Pengolahan Kripik secara Modern di Kampung Sepang, Kecamatan Blangkejeren,
  4. Pengolahan kopi Robusta dan Kopi Arabika Ala Barista di Kampung Pining,
  5. Pengolahan bahan baku ikan di Kampung Sepang.

Adapun dukungan terhadap program GDAD (Grand Design Alternative Development) di Gayo Lues. Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian Provinsi Aceh bersinergi dengan BNN Provinsi Aceh memberikan bantuan Bibit Jagung beserta saprodinya untuk luas lahan 30 Ha di Kampung Pepelah.

Kementrian Pertanian juga memberikan dukungan dengan memberikan bantuan bibit Jagung Pioneer P35 untuk luas lahan 5.000 Hektar yang tersebar di sepuluh kecamatan di Kabupaten Gayo Lues. Yang disalurkan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues lewat Kelompok Tani dan BNNK Gayo Lues langsung kepada masyarakat di kawasan rawan dan masyarakat yang rentan terhadap Narkoba dan kultivasi ganja, dengan realisasi tanam sebanyak 36.56 persen.

Selain itu Seksi Rehabilitasi melaksanakan Pembentukan IBM (Intervensi Berbasis Masyarakat) di kampung Badak yang dilakukan oleh Agen Pemulihan (AP) terdapat tiga orang klien.

Layanan klinik pratama Badan Narkotika Nasional Gayo Lues terhadap para korban penyalahgunaan narkoba pada tahun 2021 dari target 20 orang mencapai 25 orang klien yang dirawat jalan di Klinik Pratama Badan Narkotika Nasional Kabupaten Gayo Lues klien yang di rujuk rawat inap 5 orang.

Layanan Klinik Pratama juga melayani pemeriksaan Tes urine pembuatan surat SKPHN dengan biaya Rp.290.000., termasuk alat tes urine Narkotika.

Berjumlah 200 orang yang di stor ke kantor Pos Blangkejeren dan diinput ke aplikasi untuk PNBP (Penerimaan negara Bukan Pajak).

Melalui Seksi Pemberantasan telah dilaksanakan kegiatan pemetaan kawasan rawan dan kawasan yang rentan terhadap Narkoba serta Pemetaan wilayah kultivasi ganja.

Bagian Umum BNN Kabupaten Gayo Lues Melaksanakan pengembangan kapasitas pegawai secara berkala juga melakukan rapat koordinasi tentang Rencana Aksi Daerah (RAD) yang sesuai dgn inpres no.2 tahun 2020, juga mendorong agar terbentuk nya tim terpadu P4GN di Gayo Lues sesuai dengan Permendagri No 12 tahun 2019. ||| Syukran

 

Editor : Zul