20.8 C
Indonesia
Jumat, 23 Januari 2026

‎Harkodia 2025, Marak: Bencana Banjir dan Longsor Bentuk Nyata Korupsi

Berita Terbaru

Presidium Marak Arief Tampubolon. (Foto: dok. Aktual Online)


‎AKTUALONLINE.co.id – Medan || Presidium Mimbar Rakyat Anti Korupsi (Marak) mengungkap bahwa sudah saatnya di momen Hari Anti Korupsi Sedunia (Harkodia) 2025, dijadikan momentum bagi Presiden Prabowo Subianto untuk cepat berbenah.

‎Apalagi bencana banjir dan tanah longsor yang telah terjadi di Aceh, Sumut dan Sumbar menjadi bentuk nyata dan fatal dampak dari korupsi selama ini.

‎”Bencana alam banjir dan longsor di Sumatera terjadi sejak akhir November 2025 lalu, telah membuka mata rakyat Indonesia bagaimana kejahatan korupsi alam itu terjadi secara terstruktur dan masif. Kejahatan korupsi alam ini sangat besar sekali dampaknya bagi rakyat dan negara dibandingkan dengan kejahatan korupsi APBN dan APBD,” ucap Arief, Selasa (9/12/2025) siang.

‎Ia pun memberi waktu Presiden Prabowo hingga Harkodia 2026 untuk mengembalikan kerugian keuangan negara dari kejahatan korupsi alam ini, minimal Rp. 11.000 triliun kembali ke kas negara, uang hasil sitaan kasus korupsi sumber daya alam Indonesia.

‎Termasuk menindak pelakunya, baik para pengusaha maupun oknum penegak hukum yang bermain bermain dalam kasus korupsi.

‎”Dimana pun Presiden Prabowo hadiri dalam acara kenegaraan selalu bicara tentang pemberantasan korupsi. Rakyat ingin bukti dari ucapan itu, sikat semua koruptor dan miskinkan. Jangan ada ucapan hidup koruptor, hidup koruptor, lagi ke depannya,” tutup Arief. || Prasetiyo


Baca Selanjutnya

Berita lainnya