21.5 C
Indonesia
Sabtu, 6 Desember 2025

Bongkar Harta Karun Inalum Bukan dari Penjualan Aluminium, Aktivis: Muara Korupsi Ada di PT. AWS dan 5 Anak Perusahaan Boneka

Berita Terbaru

Kantor PT. Inalum. (Foto: Ist/Aktual Online)

 

 

AKTUALONLINE.co.id – Batu Bara || Penggeledahan yang dilakukan Kejatisu terhadap PT. Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) di Kabupaten Batu Bara dianggap Aktivis Fahrul Rozi Harahap kurang memuaskan. Pernyataan Kejatisu adanya dugaan korupsi dari penjualan aluminium dinilai hanyalah hanya mengupas kulit luar dari sumber masalah inti.

Dibeberkan Fahrul Rozi Harahap, di PT. Inalum terdapat satu perusahaan tunggal bernama PT. AWS yang dipimpin RWY memonopoli segala kebutuhan bahan baku ke perusahaan milik negara ini.

Tentu saja, untuk menjaga keseimbangan permainan saat tender berlangsung, RWY bekerjasama dengan eks Karyawan perusahaan membentuk 3 perusahaan lainnya yakni PT.CJP, PT. BDS, PT. CKY dan menciptakan anak perusahaan boneka mereka, yakni PT.GNG, PT. ISB, PT.AN, PT.SAP, dan PT.MJP.

“Bongkar harta karus kasus di Inalum bukan soal penjualan aluminiumnya. Tapi ada yang besar yang dugaan korupsi penjualan aluminium ini di dalamnya. Apa itu, itulah PT. AWS yang dipimpin RWY. Tangkap itu leadernya. Kalau ini ditangkap maka terbongkar kasus di Inalum. Kalau cuma penjualan aluminium ini kulitnya saja, geleng ini,” ungkap Fahrul Rozi Harahap, Rabu (19/11/2025) siang.

Informasi yang dibukanya kepada Aktual Online ini kata Fahrul Rozi Harahap untuk mendukung Kejatisu agar buru-buru menetapkan status tersangka kepada orang yang salah sehingga menjadi korban dalam permainan perusahaan. Serta, kejaksaan di bawah pimpinan Harli Siregar tidak mendapat apresiasi positif karena tidak dangkal dalam menuntaskan kasus.|| Prasetiyo

Baca Selanjutnya

Berita lainnya