20.5 C
Indonesia
Jumat, 13 Maret 2026

Proyek Gapura Batas Kota Gagal Tepat Waktu, Rekanan Diduga Habis Uang

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id MEDAN ||| Gapura batas Kota Medan memang gagal siap tepat waktu, meskipun telah diberi perpanjangan waktu hingga bulan Februari 2023. Diduga rekanan kehabisan uang untuk membayar gaji para pekerja dan tidak sanggup membeli material bangunan menjadi penyebab utama terkatungnya proyek tersebut.

Bahkan Ketua Investigasi Lingkar Indonesia, Edy Simatupang Jumat (3/3/2023) pagi menambahkan para rekanan juga mendapat beban berupa denda satu permil dari nilai paket yang mereka dapat, sesuai dengan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa.

“Kami dari Lingkar Indonesia sangat menyesalkan pekerjaan Gapura Selamat Datang Kota Medan tidak kunjung selesai dikerjakan walaupun diberikan penambahan waktu 50 hari kerja sampai tanggal 20 Februari 2023,” ungkap Edy di depan Gedung PTSP Kejaksaan Tinggi Sumut, Jalan AH Nasution Medan.

Melihat dari proses pengerjaan yang begitu lama, Edy memastikan bahwa pihak rekanan tidak memiliki pengalaman. Bahkan, tidak adanya sikap yang tegas oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKP2R) Kota Medan menguatkan kecurigaan kesalahan yang ada sengaja ditutup-tutupi.

“Jangan hanya di awal bilang, ini proyek untuk buat Kota Medan jadi cantik. Seperti dalam wawancara dengan tim ekslusif aktual grup, semua transparan karna ada di LPSE. Nah, ini sudah lewat batas kok gk transparan. Bukalah semua ke publik, apa sebab. Sudaj didenda belum rekanannya,” cela Edy.

Sementara itu, Kadis PKP2R Kota Medan Endar Suran Lubis yang dijumpai, Senin 30 Januari 2023 lalu di Kantornya di Jalan AH Nasution mengatakan akan memberikan keterangan secara langsung pekan depannya di studio www.aktualonile.co.id, terkait progres proyek gapura batas kota itu. Namun, hingga saat ini, janji tersebut tidak ditepati. ||| Prasetiyo

 

 

Editor : Pras

Baca Selanjutnya

Berita lainnya