23.4 C
Indonesia
Jumat, 24 Mei 2024

Polres Langkat dan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia Bekerjasama Mengadakan Kegiatan Sosialisasi Penyakit Kanker

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id LANGKAT |||
Yayasan Sosialisasi Penyakit Kanker Indonesia bekerja sama dengan Polres Langkat dalam melaksanakan sosialisasi penyakit kanker kepada personil Polres Langkat pada Jumat (27/5) di Lapangan Bharadaksa Polres Langkat.

Giat tersebut dilaksanakan untuk memberikan pemahaman, pendidikan serta sosialisasi kepada personil Polres Langkat dan Polsek sejajaran untuk pencegahan penyakit kanker.

Hadir pula dalam acara sosialisasi ini Wakapolres Langkat Kompol Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., Tim Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia serta Perwakilan perwakilan dari Polres Langkat dan Perwakilan Polsek Jajaran Polres Langkat.

Dalam giat tersebut Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok melalui Wakapolres Langkat Kompol Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., menyampaikan rasa terima kasih kepada personil yang bersedia hadir dalam acara sosialisasi tersebut.

”Terima kasih kepada seluruh personil yang hadir dalam acara ini baik personil dari polres langkat sendiri dan juga para personil polsek jajaran,” ucapnya.

“Kegiatan ini tentu sangat bermanfaat untuk kita sebagai insan Polri agar bisa membiasakan diri hidup sehat sehingga bisa jauh dan terhindar dari penyakit kanker ini,” lanjut wakapolres.

“Pola hidup juga menentukan hidup kita untuk terhindar dari penyakit kanker. Mari kita belajar dari orang² yang sudah kena penyakit ini supaya bisa terhindar dari penyakit kanker ini,” tuturnya.

”Terima kasih kepada Tim Yayasan sosialisasi kanker Indonesia yang sudah hadir di Polres Langkat semoga giat ini dapat berjalan dengan lancar serta bermanfaat bagi kita semua,” tutup Wakapolres.

Dilain sisi, perwakilan dari YSPK juga menyampaikan bahwa kehadiran kami disini untuk memberikan sosialisasi tentang kanker, kemudian bahayanya kanker rahim, kanker prostat serta kanker payudara, kemudian bagaimana cara pencegahannya.

”Kehadiran kami disini untuk memberikan sosialisasi tentang kanker, kemudian bahayanya kanker rahim, kanker prostat serta kanker payudara, kemudian bagaimana cara pencegahannya,” ucap perwakilan yang enggan disebutkan namanya.

“Kanker adalah perubahan sel normal menjadi sel tidak normal, tumor terbagi dua yaitu tumor jinak dan tumor ganas, tumor jinak apabila dibiarkan bisa menjadi ganas kemudian menjadi kanker,” tuturnya.

Faktor pemicu kanker yaitu genetik (keturunan), Kimia seperti asap pabrik, asap kendaraan dan asap rokok, fisika seperti handphone, dan makanan yang mengandung pengawet (formalin).

“Jangan mencolok nasi di magic com selama 1 x 24 jam dan nasi yang sudah berubah menjadi kuning tidak boleh lagi dikonsumsi.” Lanjutnya.

Kanker prostat adalah pembunuh pria nomor satu di dunia, sambungnya.
Yang rentan terkena prostat adalah pria yang berprofesi seperti supir, kerja di perkantoran karena banyak duduk, peminum alkohol dan suami yang sering menahan hasratnya untuk berhubungan intim dengan istrinya, ucapnya.

Kanker serviks adalah pembunuh nomor satu bagi wanita saat ini. Wanita yang berisiko tinggi terkena kanker serviks sbb :

  1. Wanita yang bergonta ganti pasangan
  2. Wanita yang terlalu cepat menikah
  3. Wanita yang tidak menjaga kebersihan kemaluannya
  4. Wanita yang tidak melahirkan
  5. Wanita yang menggunakan alat kontrasepsi lebih dari 5 tahun.
  6. Wanita yang bekerja hingga malam hari.
    Wanita harus rajin mengganti pakaian dalamnya.

Wanita yang berpotensi terkena kanker payudara adalah yang sudah melahirkan tidak mau menyusui.

Pria perokok dan minum-minuman alkohol juga beresiko terkena penyakit kanker payudara.

Untuk pencegah ada dua cara yaitu cara dari luar dan dalam. Adapun cara dari luar yaitu lakukan pola makan yang sehat dan teratur, konsumsi makan serat tinggi dan sayuri, hindari makan berlemak, hindari makan pengawet, dan olahraga teratur

Sedangkan cara dari dalam yaitu suntik imunisasi kekebalan tubuh (suntiknya dilakukan tiga kali selama tiga bulan), serta mengkonsumsi tumbuhan alami yang mengandung anti kanker (buah sirsak dan daun sirsak serta bisa juga dengan keladi tikus, kemudian yang 95% mengandung zat anti kanker adalah temu putih).

Usai memberikan penjelasan dan pemahaman tentang berbagai jenis kanker dan cara pencegahan, acarapun usai.
Acara berlangsung dengan aman dan tetap melaksanakan protokol kesehatan. ||| Samsidar Saragih

 

 

Editor : Zul

Baca Selanjutnya

Berita lainnya