21.4 C
Indonesia
Sabtu, 13 Juli 2024

Kapolsek Besuki Bersama Petugas PLN UPT Madiun Lakukan Operasi Penertiban Balon Udara

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id TULUNGAGUNG |||
Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, S.H,. S.I.K,. M.H bersama menejer PLN UPT Madiun dan Kediri mengimbau masyarakat terkait larangan menerbangkan balon udara yang dapat mengganggu dan membahayakan jaringan listrik, sebagai tindaklanjut perihal ini, Kapolsek Besuki bersama anggota PLN UPT Madiun melakukan penertiban larangan menerbangkan balon udara di wilayah Kecamatan Besuki. Minggu (08/05/2022) malam.

Dalam kegiatan penertiban larangan menerbangkan Balon udara tersebut, Petugas berhasil mengamankan balon udara sepanjang 8 meter dan balon udara setengah jadi dari dua tempat di Desa Tanggulwelahan.

Kapolsek Besuki AKP Sumaji SH, melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Anshori SH mengatakan, “Petugas gabungan terbagi menjadi 3 tim yang berkeliling di wilayah Kecamatan Besuki dengan menyisir lokasi yang berpotensi dijadikan tempat membuat balon udara,” terangnya.

Kasi Humas Iptu Anshori menjelaskan, pembuat balon udara rata-rata adalah anak-anak, terhadap anak-anak yang kedapatan membuat Balon Udara yang rencananya akan diterbangkan pada saat perayaan Kupatan (Senin 9-5-2022) pagi, selanjutnya petugas memberikan edukasi dan pemahaman tentang bahaya menerbangkan balon udara terhadap instalasi jaringan listrik.

“Untuk memastikan balon udara tidak diterbangkan, petugas mengamankan dua balon udara hasil penertiban tersebut, untuk diamankan di Mapolsek Besuki,” ungkap Iptu Anshori.

“Selain membahayakan, tindakan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana sesuai UU No 30 Tahun 2009 tentang ketenagalistrikan pasal 51, dengan sanksi sebesar Rp 2 Miliar 500 juta rupiah atau hukuman penjara paling lama 5 tahun,” tuturnya.

Sementara itu ASI, petugas HSSE PLN Madiun mengatakan, penertiban terhadap orang yang membuat balon Udara dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan pada jaringan listrik maupun tower yang diakibatkan dari balon udara.

“Balon udara yang mengenai jaringan listrik atau Instalasi tenaga listrik, bisa berdampak pada pemadaman luas yang meluas di wilayah Tulungagung dan sekitarnya sampai Ponorogo bahkan Madiun,” terang ASI.

Lebih lanjut Petugas PLN UPT Madiun menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar tidak menerbangkan balon udara,“Kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, agar lebih bijaksana dan untuk tidak menerbangkan balon udara karena itu dapat berbahaya terhadap instalasi tenaga listrik, kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut himbauan yang disampaikan oleh Bapak Kapolres Tulungagung bersama manajer UPT PLN Madiun dan Kediri,” pungkasnya. ||| Dodik/Ans71

 

 

Editor : Zul

Baca Selanjutnya

Berita lainnya