26.4 C
Indonesia
Rabu, 21 Februari 2024

Mulkan : ASN/Honorer Yang Melanggar Aturan Kena Sangsi

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id BANGKA ||| Bupati Bangka Mulkan menyampaikan kepada para wartawan untuk libur Idul Fitri 1443 H bagi ASN dan tenaga honorer ketentuan yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat yang diterapkan Pemerintah Daerah yang diliburkan dari mulai tanggal 29 April sampai dengan 8 Mei 2022 yang disampaikan pada saat copy morning dirumah dinas, Senin (18/4/22).

“Tidak adalagi alasan bagi ASN dan tenaga honorer yang ada di Pemkab Bangka ini, Ketika nanti pada tanggal 9 Mei 2022 tidak masuk kerja kami selaku Kepala Daerah akan lakukan sidak dari kantor kekantor selama dua hari dan nanti akan kita bagi tugas dengan Pak Wabup dan Sekda Bangka kita akan bentuk tiga tim didalam sidak ini,” tegas Bupati Mulkan.

Masalah kendaraan dinas hanya diperbolehkan untuk digunakan saat Idul Fitri didalam daerah Provinsi Bangka Belitung, tidak diperkenankan bagi mereka untuk mudik keluar daerah yaitu keluar provinsi Bangka Belitung untuk membawa mobil dinas dan apabila ada yang melanggar aturan akan kita sangsikan dan bila perlu akan kita viralkan karena mobil itu untuk operasional yang diperuntukan Pemkab Bangka.

“Perayaan hari raya Idul Fitri Pemkab Bangka tetap ada untuk open house walaupun tidak besar- besaran apalagi selaku Kepala Daerah tidak mungkin tidak menerima kedatangan keluarga besar seperti kerabat, para ASN dilingkungan Pemkab Bangka, tapi tetap membatasi dan sesuai prokes kesehatan yang telah ditentukan,” ucapnya.

Saat ditanyai wartawan tentang TPP, Pemkab Bangka Mulkan menjelaskan bahwa TPP dan gaji 13 masih menunggu petunjuk dari Kementerian Keuangan, apa bila sudah ada petunjuk akan segera dibayarkan. Namun masalah pendapatan tersebut dikalkulasikan plus mines 8 milyar rupiah.

Mulkan mengatakan memang ada peraturan baru seperti dari pajak penerangan lampu jalan biasanya industri 10% sekarang menjadi 3% sehingga bisa sampai 8 milyar pertahun untuk 2022 ini.

Potensi dari pajak bumi mineral logam juga sama karena ada beberapa galian golongan C yang sampai hari ini tidak beraktifitas secara kontinyu salah satunya seperti Pulomas yang sampai hari ini tidak berjalan dengan baik dan itu sangat berpengaruh kepada pendapatan.

“Kita tingkatkan terutama potensi- potensi yang lain salah satunya Tengki tanam yang ada di SPBU karena jenis BBM sudah bertambah bukan hanya tiga jenis itu saja. Juga pendapatan melalui HGU ataupun PPHTB karena tambak udang kita cukup banyak di wilayah Pemerintah Kabupaten Bangka dan ini harus kita upayakan salah satu yang lagi dalam proses yaitu PT. SAS dalam pertengahan bulan ini akan selesai dari PT.SAS dan kemarin kita sudah audensi dengan BPN dan hanya tinggal patok/batas saja dan nanti akan dibuat para pelaku usaha kita setelah ada titik koordinatnya apabila ini sudah dipasang maka kita sudah bisa menerima dari PPHTB kita,” tutupnya.||| Mln/**

 

 

Editur : Redaksi

Baca Selanjutnya

Berita lainnya