23.4 C
Indonesia
Kamis, 13 Juni 2024

Diduga Terkait Pemberitaan Tambang Emas Ilegal Di Madina, Oknum Wartawan Babak Belur Dianiaya Sejumlah Salah Satu OKP

Berita Terbaru

*Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Oknum Wartawan

AKTUALONLINE.co.id Panyabungan||| kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi di Sumut. Kali ini dialami Jefri Barata Lubis, Wartawan Top Metro News di Kabupaten Mandailing Natal dipukul oleh sejumlah orang yang diduga berasal dari salah satu organisasi kepemudaan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Penganiayaan sejumlah orang  terhadap  Jefri terjadi disalah satu warung kopi di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, Jumat (4/3/2022) malam, sekira pukul 19.30 WIB.

Akibat pemukulan sejumlah salahsatuOKP tersebut, Jefri mengalami bengkak dipelipis wajah sebelah kanan dan mengalami luka-luka di kaki kiri.

Penganiayaan ini diduga kuat terkait pemberitaan tambang emas illegal di Kabupaten Madina, yang belakangan kerap diberitakan oleh Jefri bersama rekan-rekan wartawan lainnya di Kabupaten Madina.

Belum diketahui secara pasti bagaimana kronologis pemukulan tersebut. Sebab, saat berita ini dimuat, Jefri bersama sejumlah wartawan di Madina masih melaporkan tindakan pemukulan itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Madina.

Ketua PWI Madina Muhammad Ridwan Lubis mengecam keras tindakan pemukulan yang dialami oleh rekan wartawan Jefri Barata Lubis.

“Apapun alasannya, tindakan kekerasan itu tidak dibenarkan oleh undang-undang negara. Saya selaku ketua PWI Madina mengecam keras tindakan oknum-oknum yang menganiaya saudara Jefri Barata Lubis,” kata Ridwan.

Ridwan pun meminta kepada Kapolres Madina AKBP H.M Reza dan Kasat Reskrim Polres Madina agar segera menangkap para pelaku dan mengungkap siapa dalang dari penganiayaan tersebut.

Polres Madina Buru Pelaku Sejumlah Penganiayaan 

Polres Madina diback up Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut tengah memburu pelaku penganiayaan terhadap Jeffry Barata Lubis yang berprofesi sebagai wartawan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina)

“Dalam kasus penganiayaan terhadap wartawan, Polres Madina dan Jatanras Polda Sumut sudah meminta keterangan korban dan beberapa saksi lainnya” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Sabtu (5/3).

Hadi menegaskan, Polda Sumut mengutuk keras aksi penganiayaan dan main hakim sendiri terhadap wartawan yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggungjawab.

“Indentitas Para Pelaku sudah kita kantongi, Percayakan kasusnya kepada kami (Polda Sumut) secepatnya akan ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.|||Sahat MT Sirait 

Editor: SMTS

Baca Selanjutnya

Berita lainnya